NGERTI, NGRASA, NGLAKONI

“Ng” dalam bahasa jawa bunyinya tergantung kepada vokal di belakangnya. Bila di belakang “NG” adalah “a”, maka berbunyi nga seperti dalam me”nga”pa, dst.

Ngerti berarti mengerti, Ngrasa berarti Merasakan, dan Nglakoni berarti Melakukan.

Jadi, jangan hanya cukup dengan mengerti, tetapi jangan juga hanya cukup merasakan, namun harus melakukan apa yang sudah dibenarkan dan diangap baik oleh akal budi kita.  Agar lebih mudah, dimengerti dulu, baru dirasakan, setelah itu dijalankan. Jangan sampai menjalankan segala sesuatu itu tanpa dipahami lebih dahulu nilai positif dan negatif yang dirasakan.

Inilah mengapa Olah Rasa dan Olah Batin, itu menjadi bagan dari pendidikan Taman Siswa untuk tujuan membentuk jiwa yang cerdas dan berbudi pekerti luhur melalui tertib laku atau kebiasaan.

 

Leave a Reply