2x

PENDIDIKAN, PENGAJARAN, DAN KEBUDAYAAN NASIONAL, MENURUT KI HADJAR

  1. PENDIDIKAN

    1. Pendidikan Nasional adalah Pendidikan yang berdasarkan garis hidup bangsanya (kultural-nasional) dan ditujukan untuk keperluan peri kehidupan (maatschappelijk) yang dapat mengangkat derajat negeri dan rakyatnya sehingga bersamaan kedudukan dan pantas bekerja sama dengan lain-lain bangsa untuk kemuliaan segenap manusia diseluruh dunia.

    2. 46Pendidikan adalah tempat  dimana benih-benih kebudayaan yang hidup  dalam masyarakat kebangsaaan dan kebudayaan disemai agar  unsur-unsur peradaban dan kebudayaan tersebut dapat tumbuh sebaik-baiknya dan dapat diteruskan kepada generasi  ke generasi.

    3. Pendidikan adalah pembudayaan buah budi manusia yang beradab dan buah perjuangan manusia terhadap dua kekuatan yang selalu mengelilingi hidup manusia yaitu kodrat alam dan zaman atau masyarakat.

    4. Pendidikan itu bersifat hakiki bagi manusia sepanjang peradabannya seiring perubahan jaman dan berkaitan dengan usaha manusia untuk memerdekakan batin dan lahir sehingga manusia tidak tergantung kepada orang lain akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri.

    5. Pendidikan menyangkut usaha untuk memerdekakan hidup lahir dan hidup batin manusia agar manusia lebih menyadari kewajiban dan haknya sebagai bagian dari masyarakat sehingga manusia tidak tergantung kepada orang lain dan bisa bersandar atas kekuatan sendiri agar manusia itu bisa berdiri sendiri, dapat mengatur dirinya sendiri, dan mengatur ketertiban hidupnya dalam berhubungan dengan kemerdekaan orang lain.

    6. Pendidikan adalah tuntutan bagi seluruh kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

    7. Pendidikan Budi Pekerti atau Karakter, yaitu bulatnya jiwa manusia, bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan kehendak atau kemauan yang akan menumbuhkan enerji jiwa manusia sebagai makhluk individu dan sosial dan dapat memerintah atau menguasai dirinya sendiri, mulai dari gagasan, pikiran, atau angan-angan hingga menjadi tindakan atau sebagai manusia yang beradab dan itulah tujuan Pendidikan Indonesia secara garis besar

    8. Pendidikan karakter untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa harus dimulai sedini mungkin bagi seluruh anak bangsa. Pemikiran Ki Hadjar yang menarik bagi Pendidikan untuk membangun bangsa Indonesia adalah Wirama yaitu sifat tertib serta hidupnya laku yang indah sehingga dapat memberi rasa senang dan bahagia.

    9. Pendidikan memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan guna membangun bangsa secara sistematis dan sistemik ke arah yang lebih baik dengan cara melihat ke keadaan yang tidak dikehendaki saat ini dan kemudian menentukan tujuan serta langkah yang dibutuhkan untuk mewujudkan masyarakat yang dikehendaki di masa yang akan datang sebagai koreksi terhadap kesalahan yang telah diperbuat di masa lalu dan harapan digantungkanagar kehidupan yang akan datang lebih menye­nangkan, lebih demokratis, lebih merakyat, dan lebih manusiawi dibanding yang ada sekarang.

    10. Pendidikan berbeda dari Pengajaran.

 

  1. PENGAJARAN

    1. Pengajaran adalah Pendidikan dengan cara memberi ilmu atau pengetahuan agar bermanfaat bagi kehidupan lahir dan batin. 

    2. Pengajaran harus berdasar semangat kebudayaan dan tidak hanya mengutamakan intelektualistis dan individualistis yang memisahkan satu orang dengan orang lain sehingga akan menghilangkan rasa keluarga dalam masyarakat di Seluruh Indonesia yang sesungguhnya menjadi pertalian suci dan kuat serta menjadi dasar yang kokoh untuk mengadakan hidup tertib dan damai.

    3. Pengajaran harus bersemangat keluhuran budi manusia, oleh karena itu harus mementingkan segala nilai kebatinan dan menghidupkan semangat idealisme.

    4. Pengajaran harus mendidik ke arah kecerdasan budi pekerti, jaitu masaknya jiwa seutuhnya atau character building.

    5. Pengajaran rakyat harus mendidik ke arah kekeluargaan, yaitu merasa bersama-sama hidup, bersama-sama susah dan senang, bersama-sama bertanggung jawab mulai dari lingkungan yang paling kecil, yaitu keluarga. Jangan sampai di sistem sekolah umum sekolah menjauhkan anak dari alam keluarganya dan alam rakyatnya.

  1. KEBUDAYAAN

    1. Kebudayaan Indonesia adalah puncak-puncak dan sari-sari kebudayaan yang bernilai di seluruh kepulauan, baik yang lama maupun ciptaan baru yang berjiwa nasional.

    2. Kebudayaan bersifat universal dan merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Murah kepada seluruh mahluk manusia untuk mempertinggi hidup dan penghidupannya.

    3. Bentuk dan isi dari Kebudayaan dipengaruhi oleh Kodrat Alam dan Jaman.

    4. Kebudayaan adalah buah budi manusia dan hasil perjuangan manusia terhadap dua pengarujh yang kuat, yaitu alam dan jaman atau kodrat dan masyarakat.

    5. Kebudayaan adalah buah perjuangan manusia yang berada dalam satu alam dan satu jaman, maka Kebudayaan itu selalau bersifat Kebangsaan dan mencerminkan kepribadian Bangsa.

    6. Kebudayaan menunjukkan keindahan dan seberapa tinggi adab kemanusiaan dengan ukuran keluhuran dan kehalusan hidupan manusia.

    7. Kebudayaan adalah buah kemenangan manusia terhadap segala kekuatan alam dan jaman untuk memfaedahkan dan mempertinggi hidup.

    8. Kebudayaan memelihara serta memajukan hidup manusia ke arah keadaban.

Leave a Reply